gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

DPRD Berau Soroti Kerusakan Situs Sejarah, Dorong Revitalisasi Warisan Budaya Daerah

Museum Gunung Tabur, Berau (ist)
banner 728x250

BERAU – Kondisi sejumlah situs sejarah di Kabupaten Berau yang mulai rusak dan kurang terawat mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Ia menilai, minimnya perawatan terhadap museum dan situs bersejarah dapat mengancam hilangnya identitas budaya daerah yang kaya akan nilai historis.

Beberapa lokasi yang disorot antara lain Museum Gunung Tabur dan Museum Sambaliung, yang selama ini menjadi ikon sejarah Bumi Batiwakkal. Menurut Dedy, kedua situs tersebut tidak lagi dikelola secara maksimal meski menyimpan warisan penting masa Kesultanan Berau.

“Situs-situs sejarah ini merupakan bagian penting dari sejarah Berau. Ini bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda. Sayangnya, kondisi saat ini menunjukkan kurangnya keseriusan dalam pelestariannya,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya revitalisasi dan perawatan berkelanjutan agar situs-situs tersebut tetap layak dikunjungi dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat.

“Jika tidak dirawat, identitas budaya kita akan hilang,” tegas Dedy.

Selain dua museum utama, Dedy juga menyoroti situs lain seperti makam raja-raja, bangunan peninggalan kolonial, hingga arsip sejarah di kampung-kampung yang belum tertangani dengan baik. Padahal, menurutnya, Berau memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor wisata sejarah sebagai penyeimbang pariwisata alam dan bahari.

“Kita memiliki dua pusat Kesultanan dan banyak artefak sejarah. Jika dikelola serius, wisata sejarah bisa menjadi destinasi edukatif sekaligus sumber pendapatan daerah,” jelasnya.

Dedy memastikan DPRD Berau akan memperjuangkan adanya alokasi anggaran khusus dalam APBD untuk pemeliharaan dan revitalisasi museum serta situs bersejarah lainnya.

“Kami akan mendorong agar anggaran revitalisasi dimasukkan ke APBD. Warisan sejarah ini tidak boleh rusak atau hilang hanya karena kita lalai,” ungkapnya dengan tegas.

Baca Juga  DPRD Dorong Pemkab Siapkan Pasar dan Skema Serap Panen Petani Berau

Tak hanya pemerintah, Dedy juga mengajak masyarakat turut berperan aktif menjaga dan merawat warisan budaya daerah.

“Pelestarian sejarah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tutupnya.

Melalui langkah kolaboratif antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Dedy berharap warisan sejarah Berau dapat kembali menjadi sumber kebanggaan dan daya tarik wisata budaya yang berkelanjutan. (ADV/Zahra/Redaksi) 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *