BERAU- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Lilyansyah, kembali menegaskan pentingnya optimalisasi penyerapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Ia menilai bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah program yang belum menunjukkan progres maksimal, baik dari sisi serapan anggaran maupun realisasi fisik pembangunan.
Menurut Lilyansyah, DPUPR merupakan salah satu dinas dengan alokasi anggaran terbesar setiap tahunnya. Dengan posisi tersebut, ia menekankan bahwa setiap rupiah yang digelontorkan harus tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jika pengelolaan anggaran tidak dilakukan secara optimal, maka dikhawatirkan akan menimbulkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar pada akhir tahun anggaran.
“Masalahnya itu ya SILPA-nya memang. Kalau ini sampai terkendala, pemerintah memang tidak maksimal dalam penyerapannya,” ujarnya.
Lilyansyah mengatakan, setiap hambatan yang terjadi di lapangan harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu jadwal pelaksanaan proyek. Ia menilai bahwa koordinasi antar pihak terkait, mulai dari perencanaan hingga pengawasan, harus berjalan lebih efektif agar pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu tetapi juga memberikan manfaat yang luas.
“Ini memang harus diperhatikan karena dampaknya tentu pada asas manfaatnya kepada masyarakat,” tegasnya.
Lilyansyah menambahkan bahwa dirinya bersama komisi terkait akan terus melakukan pemantauan. Ia menegaskan bahwa pengawasan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab DPRD dalam memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target.
Tidak hanya fokus pada anggaran induk, pihaknya juga akan mengevaluasi serapan anggaran serta progres fisik proyek yang masuk dalam APBD Perubahan 2025. Hal ini perlu dilakukan karena waktu pelaksanaan untuk anggaran perubahan relatif singkat dan harus dikejar sebelum tahun anggaran berakhir.
“Jadi, itu memang akan jadi evaluasi kita. Ini nanti akan dibahas dan kami soroti perkembangan proyeknya,” pungkasnya.
Melalui pengawasan ketat tersebut, Lilyansyah berharap seluruh program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mampu mendorong peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Berau. (ADV/Zahra/Redaksi)










