gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Gedung SD Filial Labanan Makmur Rampung, DPRD Mohonkan Ketersediaan Tenaga Pengajar

Ilustrasi Guru mengajar di kelas (ist)
banner 728x250

BERAU – Berdirinya SD filial di wilayah Lamin RT 12, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Sekolah tersebut dinilai menjadi solusi atas kebutuhan akses pendidikan dasar yang lebih dekat bagi masyarakat setempat.

Anggota DPRD Berau, Suharno, menyebut pembangunan sekolah itu merupakan hasil perjuangan dan aspirasi warga yang selama ini menginginkan fasilitas pendidikan di lingkungan mereka.

“Alhamdulillah, perjuangan masyarakat di Lamin RT 12 akhirnya terwujud. Kami berterima kasih kepada Pemkab Berau yang telah merealisasikan pembangunan sekolah filial ini,” ujarnya.

Sebelum sekolah tersebut berdiri, anak-anak di kawasan itu harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mencapai sekolah dasar terdekat. Kehadiran SD filial dinilai akan meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar siswa.

Namun demikian, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengingatkan bahwa pembangunan fisik semata tidak cukup tanpa dukungan tenaga pengajar yang memadai.

“Memang saat ini masih ada kekurangan guru. Kalau tenaga pendidiknya belum terpenuhi, tentu proses belajar mengajar belum bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Ia berharap pada tahun anggaran 2026 mendatang ada alokasi khusus untuk penempatan guru di SD filial tersebut agar fasilitas yang telah dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan agar kebutuhan guru di Labanan Makmur ini masuk dalam perencanaan dan penganggaran tahun depan,” tambahnya.

Menurut Suharno, penempatan tenaga pengajar merupakan faktor kunci agar sekolah tidak hanya berdiri sebagai bangunan, tetapi benar-benar berfungsi memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Ia juga menekankan bahwa pemerataan akses pendidikan dasar harus menjadi prioritas, khususnya di kawasan berkembang seperti Teluk Bayur.

Baca Juga  Pedagang Kopi Keliling Jadi Simbol Ekonomi Rakyat, DPRD Minta Pemkab Lakukan Penataan Bukan Penertiban

“Jangan sampai gedungnya sudah ada, tetapi belum bisa digunakan secara optimal. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
SMSI