gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Hambatan Akses, Sutami: Pengembangan Wisata Pulau Maratua Diminta Lebih Terpadu

banner 728x250

BERAU – Potensi wisata bahari di Pulau Maratua dinilai belum sepenuhnya ditopang infrastruktur yang memadai. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Berau, Sutami, mendesak pemerintah daerah agar mempercepat pembenahan akses dan sarana pendukung guna mendorong daya saing destinasi tersebut.

Menurutnya, Maratua memiliki kekuatan besar sebagai tujuan wisata kelas dunia berkat pesona bawah laut dan panorama alamnya. Namun, kendala transportasi dan fasilitas dasar disebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

“Maratua adalah aset strategis daerah dengan potensi luar biasa. Tapi tanpa akses yang memadai, wisatawan bisa terkendala. Ini harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembenahan tidak boleh terbatas pada jalur transportasi laut maupun udara semata. Infrastruktur pendukung seperti dermaga, jalan antar kampung, penerangan, hingga fasilitas sanitasi juga perlu ditata secara menyeluruh agar menciptakan kenyamanan bagi pengunjung.

“Kalau ingin sektor pariwisata tumbuh signifikan, maka akses adalah fondasi utama. Dermaga yang layak, jalan yang baik, dan fasilitas umum yang memadai harus berjalan seiring,” tegasnya.

Sutami juga mengingatkan pentingnya perencanaan jangka panjang yang terintegrasi dalam mengembangkan kawasan kepulauan. Tanpa strategi yang matang, potensi ekonomi yang besar dikhawatirkan tidak memberikan dampak optimal bagi masyarakat setempat.

Lebih lanjut, ia mendorong kolaborasi lintas pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga pusat, agar percepatan pembangunan bisa direalisasikan. Mengingat posisi Maratua sebagai ikon wisata Berau, sinergi dinilai menjadi kunci keberhasilan.

“Pengembangannya tidak bisa parsial. Harus ada kerja sama kuat antarlevel pemerintahan, karena Maratua membawa nama Berau di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Meski mendukung percepatan pembangunan, Sutami mengingatkan agar aspek keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama. Ia menegaskan, kelestarian lingkungan adalah daya tarik utama yang tidak boleh dikorbankan.

Baca Juga  TALIBA: Ruang Literasi yang Tumbuh Bersama Masyarakat Muara Badak

“Pembangunan harus sejalan dengan perlindungan ekosistem. Keindahan alam Maratua itulah yang menjadi kekuatan sesungguhnya,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
SMSI