BERAU – Madri Pani, seorang politikus senior yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Berau, telah secara resmi mengundurkan diri dari Partai Nasdem. Keputusan ini diumumkan pada tanggal 03 September 2025 di Tanjung Redeb, Berau, mengejutkan banyak pihak di kancah politik lokal.
Kabar pengunduran diri Madri Pani pertama kali tersiar luas melalui grup aplikasi WhatsApp, lengkap dengan lampiran surat resmi yang ditandatangani langsung olehnya dan bertanggal sama, 03 September 2025.
Ketika dikonfirmasi, Madri Pani membenarkan keabsahan surat tersebut, sekaligus mengiyakan keputusannya untuk hengkang dari partai.
“Ya memang benar sudah mundur dari Partai Nasdem Berau,” ujarnya singkat, menegaskan langkah politiknya.
Madri Pani menjelaskan bahwa keputusannya untuk meninggalkan partai itu murni berangkat dari pertimbangan pribadi.
Ia ingin memberikan ruang bagi wajah-wajah baru di kancah perpolitikan, sebuah keputusan yang sekaligus menandai Madri Pani Mengundurkan Diri dari Partai Nasdem.
“Saya ingin memberikan kesempatan kepada generasi di Partai Nasdem dan kemunduran diri saya murni berangkat dari pribadi,” terang tokoh yang dikenal luas di Berau ini.
Lebih lanjut, Madri Pani mengungkapkan niatnya untuk memperdalam interaksinya dengan masyarakat, tanpa terikat oleh struktur partai. Ia berencana untuk lebih fokus pada perannya sebagai individu di tengah-tengah konstituennya.
“Langkah ini diambil dengan tujuan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan berencana untuk fokus pada perannya sebagai individu di tengah masyarakat, lepas dari jabatan struktural partai,” ujarnya.
Mengenai spekulasi tentang masa depan karir politiknya, Madri Pani menyebut bahwa politik adalah ranah yang sangat dinamis. Ia tidak menutup pintu untuk kembali berjuang di arena legislatif, asalkan ada dukungan dan permintaan dari masyarakat.
“Kita lihat ke depan bagaimana masyarakat menginginkan, ketika diinginkan ke legislatif maka kita akan kembali berjuang,” ungkap Madri Pani.
Dirinya, menunjukkan bahwa aspirasi publik akan menjadi penentu langkahnya selanjutnya.Meski demikian, Madri Pani belum menentukan pilihan untuk bergabung dengan partai politik lain.
Ia mengisyaratkan bahwa dialog dengan partai-partai yang menunjukkan minat masih terbuka, dengan pertimbangan kesepakatan yang menguntungkan di masa depan.
“Politik masih dinamis, kalau memang ada partai yang menginginkan saya, dengan mempertimbangkan bagaimana hasil kesepakatan nantinya,” tegasnya.
Sebagai penutup pernyataannya yang telah menjadi sorotan, Madri Pani menyampaikan apresiasi tulusnya kepada seluruh jajaran di Partai Nasdem.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh rekan di Partai Nasdem, baik DPP, DPW, dan kawan seperjuangan di DPD,” pungkasnya.
Pengunduran diri ini tidak hanya menandai babak baru bagi Madri Pani, tetapi juga merupakan bagian dari perkembangan Partai Nasdem di Berau serta dinamika politik lokal yang terus bergerak. (Redaksi)










