gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Musrenbang Teluk Bayur Himpun 525 Usulan, Pariwisata Sejarah dan UMKM Jadi Prioritas

banner 728x250

BERAU – Kecamatan Teluk Bayur menghimpun sebanyak 525 usulan program pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Berau Tahun 2027. Forum perencanaan tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (7/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Musrenbang ini menjadi wadah strategis bagi masyarakat dari kelurahan dan kampung untuk menyampaikan aspirasi pembangunan secara langsung. Dari total usulan yang masuk, Kelurahan Rinding menyumbang 190 usulan, Kelurahan Teluk Bayur 131 usulan, Kampung Labanan Makmur 99 usulan, Kampung Labanan Makarti 41 usulan, Kampung Tumbit Melayu 36 usulan, serta Kampung Labanan Jaya sebanyak 28 usulan.

Camat Teluk Bayur, Edi Baskoro, menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, forum ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sarana untuk memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

“Musrenbang adalah instrumen utama agar aspirasi masyarakat terserap langsung dan diterjemahkan menjadi program pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Teluk Bayur memiliki nilai historis yang kuat dan tengah diarahkan menjadi kawasan wisata sejarah unggulan. Sejumlah program telah disiapkan, mulai dari pembangunan gapura kawasan kota tua, penataan kawasan bersejarah, rekonstruksi museum batu bara, hingga pembentukan tim pengelola wisata kota tua.

“Pengembangan kota tua bukan hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan Pendapatan Asli Kampung,” jelasnya.

Selain pariwisata, kecamatan juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan pusat UMKM dan produk unggulan lokal, seperti batik Labanan Makmur, rumah cokelat, serta berbagai kerajinan khas daerah.

Baca Juga  Suarakan Aspirasi Warga Terisolasi, Komisi II DPRD Berau Bawa Bantuan Hingga ke Hulu Segah

“Wisata dan UMKM harus berjalan beriringan. Ketika kunjungan meningkat, produk lokal ikut bergerak,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyatakan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus pada transformasi pembangunan dengan mengedepankan pariwisata berkelanjutan, ekonomi kreatif, dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

“Teluk Bayur memiliki potensi besar dari sisi sejarah, perikanan, hingga kreativitas masyarakat. Kami berkomitmen memberikan dukungan nyata, termasuk pengembangan fasilitas wisata perkotaan,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan lanjutan pembangunan gedung bioskop, penyediaan spot swafoto, peningkatan infrastruktur, bantuan pertanian dan perikanan, hingga pembangunan ruang kelas baru di sejumlah sekolah sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah.

“Dengan kolaborasi dan kebersamaan, kita bisa mewujudkan kelurahan dan kampung yang mandiri, berprestasi, dan sejahtera,” tegasnya. (*)

banner 728x90
SMSI