gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Pemkab PPU Dorong Pemerataan Penerangan Jalan di Sepaku, Andalkan Bantuan Provinsi

Ilustasi Lampu jalan di Kecamatan Sapaku (ist)
banner 728x250

PENAJAM PASER UTARA – Keterbatasan anggaran daerah membuat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Sepaku. Kawasan ini menjadi wilayah strategis karena berdekatan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), namun masih banyak desa yang belum terlayani penerangan jalan.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo, mengungkapkan usulan bantuan PJU sudah disampaikan secara resmi melalui mekanisme Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi.

“Keterbatasan fiskal membuat Pemkab tidak bisa menutup seluruh kebutuhan. Makanya fokus APBD diarahkan dulu ke wilayah Penajam, sementara untuk Sepaku kami usulkan ke provinsi,” ujarnya Rabu (24/9/2025).

Andy menjelaskan, keputusan itu juga merupakan hasil rapat koordinasi bersama Bupati PPU Mudyat Noor pekan lalu. Dari rapat tersebut disepakati bahwa sekitar 70 hingga 75 persen kebutuhan PJU di Sepaku diarahkan agar dapat dibiayai melalui Bankeu Kaltim.

“Karena memang secara kewenangan,õ sebagian wilayah Sepaku tidak sepenuhnya berada di bawah kabupaten. Jadi peran provinsi sangat penting,” imbuhnya.

Selain Bankeu, Pemkab juga berharap adanya intervensi dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Kaltim. Dukungan lembaga vertikal dinilai bisa mempercepat pemerataan penerangan, terutama di jalur strategis yang menghubungkan desa-desa dengan kawasan inti IKN.

“Kalau dana Bankeu provinsi bisa digelontorkan lebih besar untuk Sepaku, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Sementara BPTD juga punya skema bantuan yang bisa kita sinergikan,” jelasnya.

Hingga kini, sejumlah desa di Kecamatan Sepaku masih belum terfasilitasi PJU. Desa Semoi dan Karang Jinawi menjadi contoh wilayah yang jalannya masih gelap saat malam hari. Kondisi ini kerap dikeluhkan masyarakat karena berpengaruh pada aktivitas malam sekaligus menimbulkan risiko keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga  DPRD Berau Dorong Penyelesaian Program Prioritas Bupati di Periode Kedua

“Dengan status Sepaku sebagai penyangga utama IKN, penerangan jalan bukan lagi sekadar kebutuhan dasar, tapi juga bagian dari mendukung kelancaran pembangunan nasional. Kami berharap usulan ini segera mendapat respons positif dari Pemprov Kaltim,” tegasnya.

Lebih jauh, Pemkab PPU menilai percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Sepaku, termasuk PJU, harus mendapat perhatian bersama. Pasalnya, kawasan ini bukan hanya dihuni masyarakat lokal, tapi juga mulai menjadi tujuan kedatangan pekerja, investor, hingga tamu negara.

“Semua pihak ingin wajah Sepaku sebagai gerbang IKN terlihat siap. Penerangan jalan menjadi salah satu indikator kesiapan itu,” pungkasnya. (Redaksi)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *