gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Peran Keluarga dalam Tekan Stunting disorot, Posyandu Diminta Lebih Aktif

banner 728x250

BERAU – DPRD Berau menilai upaya penanganan stunting perlu dilakukan secara lebih menyeluruh dengan melibatkan peran keluarga dan masyarakat. Ketua Komisi I DPRD Berau, , menekankan pentingnya optimalisasi Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan di tingkat kampung.

Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan dasar seperti penimbangan balita dan imunisasi, tetapi harus berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan keluarga.

“Posyandu hari ini punya peran strategis. Bukan hanya soal penimbangan atau imunisasi, tapi bagaimana membangun kesadaran keluarga tentang gizi, pola asuh, dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan berbasis keluarga menjadi faktor utama dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, penguatan Posyandu perlu dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas maupun kapasitas sumber daya manusia.

“Elaborasi program harus jelas. Kader Posyandu perlu dibekali pelatihan yang berkelanjutan agar mampu memberikan edukasi yang tepat dan berbasis data,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan stunting. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh sektor kesehatan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Ini kerja bersama. Kalau ingin hasilnya maksimal, semua sektor harus terlibat. Mulai dari pemerintah kampung, OPD terkait, hingga dukungan dunia usaha dan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah daerah memastikan standar pelayanan di setiap Posyandu dapat berjalan dengan baik. Pelayanan yang optimal dinilai akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala agar setiap program yang dijalankan dapat terukur hasilnya.

“Monitoring dan evaluasi juga penting dilakukan secara rutin. Jangan sampai program berjalan, tapi tidak terukur hasilnya,” katanya.

Baca Juga  DPRD Berau Dorong Orang Tua Pastikan Imunisasi Lengkap Demi Generasi Sehat

Ia berharap, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dijalankan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam memperbaiki asupan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

“Dengan adanya MBG sekarang ini, kita berharap angka stunting di Berau bisa terus menurun,” tambahnya.

DPRD Berau memastikan akan terus mengawal kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan produktif di masa depan. (ADV)

banner 728x90
SMSI