gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Polemik Gratispol di ITK Tuntas, Mahasiswa S2 Eksekutif Dialihkan ke Kelas Reguler

Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan (Website Resmi ITK)
banner 728x250

SAMARINDA – Polemik terkait pembatalan sementara Program Gratispol bagi mahasiswa S2 Kelas Eksekutif Institut Teknologi Kalimantan (ITK) akhirnya menemui titik terang.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan mahasiswa tetap dapat mengakses program pendidikan gratis tersebut melalui penyesuaian status akademik menjadi kelas reguler.

Kepastian ini diperoleh usai pertemuan antara Pemprov Kaltim dan pihak ITK yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (02/02/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk merespons aspirasi mahasiswa sekaligus meluruskan pemahaman terkait implementasi Program Gratispol yang sempat terkendala oleh Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2025.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah dan tanpa konflik berkepanjangan. Ia menyebutkan bahwa kendala muncul karena Gratispol merupakan program baru yang masih membutuhkan penyesuaian di lapangan.

“Alhamdulillah, sebenarnya tidak ada persoalan yang prinsipil. Ini lebih kepada perbedaan pemahaman karena program Gratispol masih baru, sehingga ada mahasiswa yang memahami secara utuh, ada pula yang belum sepenuhnya,” ujar Dasmiah.

Ia menjelaskan, solusi yang disepakati bersama adalah mengakomodasi mahasiswa S2 Kelas Eksekutif ITK ke dalam skema Gratispol melalui perubahan status menjadi kelas reguler. Dengan mekanisme tersebut, mahasiswa tetap dapat memperoleh manfaat program sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mahasiswa tetap bisa terfasilitasi dalam Program Gratispol dengan penyesuaian status akademik. Ini menjadi jalan tengah yang disepakati bersama,” tambahnya.

Dari pihak mahasiswa, kebijakan ini disambut positif. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Salah satu mahasiswa S2 ITK, Ade Rahayu, berharap ke depan pemerintah dapat memperkuat aspek sosialisasi agar tidak terjadi kebingungan serupa.

Baca Juga  Mahasiswa S2 ITK Keberatan Pembatalan Sepihak Beasiswa Gratispol Setelah Satu Semester Berjalan

“Kami sangat mengapresiasi Program Gratispol. Ke depan, kami berharap sosialisasi dilakukan lebih terbuka dan jelas, terutama terkait petunjuk teknis dan mekanisme pendaftaran,” ungkapnya. (*)

banner 728x90