JAKARTA – Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, beserta jajaran staf kepelatihannya.
Keputusan ini disampaikan secara resmi oleh PSSI pada Kamis (16/10/2025) siang, hanya sembilan bulan sejak Kluivert diperkenalkan sebagai pelatih utama pada Januari lalu.
Dalam keterangan resminya, PSSI menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama atau mutual termination antara kedua pihak.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” bunyi pernyataan resmi organisasi tersebut.
Kluivert awalnya dikontrak selama dua tahun untuk memimpin skuad Garuda di berbagai level, mulai dari tim senior hingga U-20. Ia didampingi oleh beberapa asistennya, antara lain Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, dan Frank Van Kempen.
Namun, PSSI menyebut keputusan pemutusan kontrak ini merupakan hasil pertimbangan bersama dengan mempertimbangkan arah baru pembinaan sepak bola nasional.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” lanjut pernyataan PSSI.
Dengan berakhirnya kontrak tersebut, Kluivert dan stafnya dipastikan tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level apa pun.
Meski keputusan ini terbilang cepat, PSSI menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pengembangan sepak bola nasional. Federasi juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kluivert selama sembilan bulan bertugas.
“PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional,” tutup pernyataan itu.
Kepergian pelatih asal Belanda tersebut menjadi babak baru bagi PSSI dalam merumuskan arah strategis Timnas Indonesia ke depan, termasuk kemungkinan penunjukan pelatih baru yang diharapkan mampu membawa prestasi lebih baik bagi skuad Garuda. (Redaksi)








