gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Tapal Batas hingga Abrasi Pesisir, Aspirasi Warga Tiga Kecamatan Disorot Sutami

Reses I Tahun 2026 Anggota DPRD Berau, Sutami (KB)
banner 728x250

BERAU – Persoalan tapal batas kampung, abrasi pesisir, hingga kebutuhan dasar petani dan nelayan mendominasi agenda reses Anggota DPRD Berau, Sutami, pada 9–14 Februari 2026.

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Talisayan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk, ia menemukan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani pemerintah daerah.

Di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan, warga kembali menyoroti sengketa tapal batas dengan Biatan Ilir yang tak kunjung tuntas. Konflik batas wilayah tersebut disebut berdampak langsung pada lahan pertanian jagung milik masyarakat yang kian menyempit.

“Persoalan tapal batas ini sudah terlalu lama. Saya akan mendorong agar pemerintah daerah segera memfasilitasi penyelesaiannya supaya tidak merugikan masyarakat,” kata Sutami.

Selain sengketa lahan, warga juga mengusulkan pembangunan jalan usaha tani untuk mempermudah distribusi hasil panen, bantuan bibit jagung dan padi, serta pelatihan keterampilan seperti menjahit dan tata boga. Permintaan pembangunan rumah ibadah, TPA, hingga percepatan pembukaan Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) turut mengemuka.

“Terkait MBG, tentu kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar pelaksanaannya tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau kampung-kampung,” ujarnya.
Bergeser ke Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, aspirasi warga tak jauh berbeda: kebutuhan infrastruktur dasar.

Pembangunan gedung TPA untuk dewasa dan lansia, bantuan tandon air bersih, penerangan jalan umum (PJU), jalan usaha tani, hingga bantuan ternak sapi menjadi usulan prioritas.

“Usulan masyarakat ini sangat konkret dan menyentuh kebutuhan dasar. Akan kami kawal dalam pembahasan anggaran,” tegasnya.

Sementara itu, di Kampung Pantai Harapan, Kecamatan Biduk-Biduk, persoalan abrasi menjadi sorotan utama. Warga meminta peningkatan jalan yang terdampak abrasi, pembangunan gorong-gorong di RT 004, bantuan pupuk sawit, mesin nelayan, serta penyediaan rumah singgah di Tanjung Redeb untuk memudahkan akses layanan di ibu kota kabupaten.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Parkir Liar di Tanjung Redeb, Minta Penertiban dan Aturan Tegas

“Wilayah pesisir punya tantangan tersendiri, mulai dari abrasi hingga akses layanan di ibu kota kabupaten. Aspirasi ini menjadi prioritas untuk kami perjuangkan,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
SMSI