gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Festival Maratua Musik Ditutup, Pemkab Berau Siapkan M2F Jadi Agenda Wisata Tahunan

banner 728x250

BERAU – Maratua Musik Festival (M2F) 2026 berakhir meriah pada Sabtu (4/7/2026) malam di Pulau Maratua. Ribuan pengunjung memadati area festival untuk menyaksikan penampilan penutup dari penyanyi Stevan Pasaribu, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari.

Penutupan festival menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Berau untuk menegaskan arah pengembangan pariwisata Maratua yang tidak hanya bertumpu pada keindahan pantai dan bawah laut, tetapi juga menghadirkan atraksi hiburan berskala besar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan M2F dirancang sebagai pengalaman wisata yang lengkap, di mana pengunjung dapat menikmati destinasi alam pada siang hari dan hiburan musik pada malam hari.

“Kami ingin wisatawan merasakan bahwa Maratua bukan hanya tempat melihat laut dan pulau-pulau cantik, tetapi juga ruang untuk menikmati hiburan berkualitas. Setelah beraktivitas di destinasi wisata, malam harinya mereka bisa menikmati pertunjukan musik yang menjadi bagian dari pengalaman berwisata,” ujarnya.

Menurut Yudha, pemerintah daerah tengah mengevaluasi pelaksanaan festival bersama pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat setempat untuk menentukan format penyelenggaraan ke depan.

“Kami membuka ruang diskusi apakah M2F sebaiknya tetap digelar setiap tahun, diperluas, atau bahkan memiliki lebih dari satu penyelenggaraan dalam setahun. Yang jelas, festival ini kami dorong menjadi salah satu penggerak kunjungan wisata ke Maratua,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan M2F tidak hanya diukur dari kemeriahan panggung, tetapi juga dari dampaknya terhadap ekonomi lokal, mulai dari tingkat hunian penginapan, aktivitas pelaku UMKM, hingga meningkatnya pergerakan wisatawan selama festival berlangsung.

“Yang kami lihat bukan hanya jumlah penonton, tetapi bagaimana kegiatan ini memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Ketika penginapan terisi, pelaku usaha bergerak, dan wisatawan bertahan lebih lama di Maratua, berarti festival ini memberi dampak nyata,” tutur Yudha.

Baca Juga  Dorong Program Nol Anak Putus Sekolah, DPRD Berau Minta Pemerintah Bergerak Nyata

Disbudpar Berau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan M2F 2026, termasuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan berbagai elemen masyarakat di Pulau Maratua.

Sementara itu, Direktur EO Mata Sanggam Production, Morten, menyebut antusiasme pengunjung tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

“Selama lima hari pelaksanaan, jumlah pengunjung mencapai 9.502 orang. Angka itu meningkat sekitar 38 persen dibanding tahun lalu yang mencatat sekitar 5.800 pengunjung,” ungkapnya. (ADV/9) 

banner 728x90
SMSI