gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Motif Maratua dan Derawan Bernilai Komersial, Bupati Berau Soroti Peluang Royalti untuk Daerah

banner 728x250

BERAU – Pemanfaatan identitas daerah dalam pengembangan produk kreatif mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Berau. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong agar penggunaan motif yang terinspirasi dari Maratua dan Pulau Derawan tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Menurut Sri Juniarsih, kekayaan budaya serta identitas destinasi wisata Berau memiliki nilai yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai jual. Namun, pemanfaatannya secara komersial perlu mendapat perhatian agar daerah sebagai sumber inspirasi juga memperoleh kontribusi.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi adanya produk batik yang mengangkat tema Maratua dan Pulau Derawan. Motif tersebut disebut memiliki karakter visual dengan dominasi warna biru yang merepresentasikan identitas kawasan wisata bahari Berau.

Produk batik tersebut bahkan pernah diperkenalkan dalam sebuah kegiatan di Grand Indonesia, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Berau disebut mendapatkan ruang khusus untuk menampilkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Ada produk yang mengusung inspirasi dari Maratua dan Derawan dengan karakter warna biru. Produk tersebut juga pernah ditampilkan dalam sebuah kegiatan khusus yang memberikan ruang promosi bagi Berau di Jakarta,” ujar Sri Juniarsih.

Menurutnya, pengembangan produk berbasis identitas daerah merupakan peluang yang positif, terutama apabila mampu memperkenalkan Berau hingga ke pasar yang lebih luas. Produk tersebut juga dikabarkan telah dipasarkan dan memiliki rencana untuk menjalin kerja sama dengan pihak dari luar negeri.

Sri Juniarsih menilai peluang tersebut perlu diikuti dengan pengaturan yang jelas terkait pemanfaatan identitas daerah. Apabila sebuah produk memperoleh keuntungan secara komersial dengan menggunakan inspirasi yang kuat dari kekayaan dan destinasi Berau, maka perlu dipertimbangkan adanya kontribusi kembali kepada daerah.

Baca Juga  Isu Internal Perbankan Disorot, DPRD Berau Tekankan Perlindungan Nasabah dan Karyawan

“Jika nilai dan identitas yang digunakan berasal dari potensi daerah, tentu perlu dipikirkan bagaimana daerah juga mendapatkan manfaat dari pengembangan produk tersebut. Salah satunya melalui kontribusi atau royalti yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah,” katanya.

Ia menegaskan, gagasan tersebut bukan untuk menghambat kreativitas maupun pengembangan produk. Sebaliknya, Pemkab Berau ingin memastikan potensi budaya dan identitas lokal dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi pelaku ekonomi kreatif, masyarakat maupun pembangunan daerah.

Bupati Berau itu pun meminta organisasi perangkat daerah terkait untuk segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan mitra pemerintah daerah yang berada di Jakarta. Langkah tersebut diperlukan untuk menggali kemungkinan kerja sama serta membahas mekanisme pemanfaatan identitas Berau dalam produk komersial.

“Saya meminta perangkat daerah yang berkaitan dengan persoalan ini untuk segera membangun komunikasi dengan mitra kita di Jakarta, sehingga peluang yang ada dapat ditindaklanjuti dengan baik,” tuturnya.

Pemkab Berau berharap pengembangan produk kreatif yang mengangkat Maratua, Derawan dan identitas lokal lainnya dapat semakin memperkuat promosi daerah. Di sisi lain, nilai ekonomi yang tercipta dari kekayaan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dan Kabupaten Berau. (ADV/42) 

banner 728x90
SMSI