gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Krisis Listrik di Destinasi Wisata Berau: DPRD Minta Pembentukan Tim Khusus dan Perhatian Serius Pemerintah

banner 728x250

 

BERAU – Masalah pasokan listrik di sejumlah kawasan wisata unggulan Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Wisatawan dan warga masih sering mengeluhkan gangguan listrik, terutama di momen-momen libur besar. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai permasalahan ini sudah terlalu sering terjadi dan membutuhkan penanganan khusus yang lebih terstruktur.

Menurutnya, langkah awal yang harus dilakukan pemerintah daerah adalah membentuk tim khusus yang melakukan pendataan kebutuhan aliran pencahayaan secara langsung di lapangan. Dengan begitu, kondisi riil setiap wilayah bisa dipetakan secara akurat.

“Permasalahan ini biasanya dialami di Kecamatan Maratua dan Pulau Derawan,” tuturnya.

Saga menjelaskan bahwa lonjakan konsumsi listrik biasanya terjadi saat libur keagamaan atau pergantian tahun. Kondisi tersebut memicu beban berlebih pada jaringan yang tersedia, sehingga pemadaman listrik hampir tidak terhindarkan.

“Permasalahan ini terjadi tidak sekali dua kali saja. Kejadian ini terus berulang dan menjadi masalah yang krusial,” katanya.

Ia mencontohkan kondisi di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua, yang bukan hanya kekurangan listrik, tetapi juga minim akses internet.

“Tidak hanya membutuhkan kebutuhan dasar, mereka juga membutuhkan jaringan internet. Karena selama ini di sana masih blankspot,” ungkapnya.

Situasi serupa juga dialami di Pulau Derawan, di mana kapasitas listrik sering tidak mampu memenuhi kebutuhan saat kunjungan wisatawan membludak. Akibatnya, pemadaman listrik berulang kali terjadi dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

“Masalah ini tidak pernah terselesaikan dan terus terjadi berulang kali,” tegas Saga.

Sebagai langkah solusi, politisi PPP tersebut meminta pemerintah daerah segera menjalin komunikasi dengan PLN dan pemerintah pusat. Dukungan lintas lembaga dinilai penting agar peningkatan kapasitas listrik di kawasan wisata bisa segera direalisasikan. Ia mengingatkan bahwa kualitas fasilitas sangat memengaruhi citra pariwisata daerah.

Baca Juga  Ketua DPRD Berau Minta Disnakertrans Lebih Proaktif

“Jangan kecewakan pengunjung, kita promosikan sana-sini tapi fasilitasnya mengecewakan, kan tidak bisa juga. Jadi harus baik dan memuaskan pengunjung lah,” pungkasnya.

Melalui upaya kolaboratif, ia berharap persoalan kebutuhan dasar ini tidak lagi menjadi hambatan bagi perkembangan pariwisata Berau. (ADV/Zahra/Redaksi) 

banner 728x90
SMSI