gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Komisi II DPRD Berau Kawal Produksi Film “Raja Alam” untuk Penguatan Sejarah Lokal

RDP DPRD Berau membahas rencana Pembuatan Film Raja Alam (KB)
banner 728x250

BERAU – Gagasan produksi film sejarah bertajuk “Raja Alam: Sultan Alimuddin” mendapat perhatian serius dari Komisi II DPRD Kabupaten Berau. Usulan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung Selasa (24/2/2026) di ruang rapat gabungan komisi Sekretariat DPRD Berau.

Forum ini mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Bapelitbang Kabupaten Berau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, jajaran Komisi II DPRD, hingga Organisasi Masyarakat Rabba Rimpa Bahari sebagai inisiator proyek film.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangungsong, yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa lembaga legislatif berkewajiban menampung serta menjembatani aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Ia menyebut, inisiatif penggarapan film tentang perjalanan panjang Sultan Alimuddin sebagai Raja Alam Berau memiliki nilai strategis. Selain memperkuat pemahaman sejarah lokal, karya tersebut dinilai mampu menjadi medium pembelajaran yang lebih dekat dengan generasi muda.

“Film ini bukan hanya karya seni visual, tetapi juga instrumen edukasi dan promosi wisata berbasis sejarah. Potensinya besar untuk memperkenalkan identitas daerah secara lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah seperti Disbudpar dan Bapelitbang menjadi krusial, terutama dalam aspek perencanaan, penganggaran, serta dukungan teknis.

“Dengan kolaborasi lintas sektor, realisasi produksi film diharapkan dapat berjalan terarah dan terukur,” terangnya.

Komisi II pun menyatakan kesiapan untuk mengawal usulan tersebut, termasuk pada tahap pembahasan anggaran, agar tidak berhenti sebatas wacana.

Di sisi lain, perwakilan Rabba Rimpa Bahari, Yayan, berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat memberikan dukungan pendanaan sehingga film yang mengangkat sejarah Raja Alam dan jati diri daerah itu segera terealisasi dan dapat dinikmati masyarakat luas.

“Kami berharap semoga melalui forum ini, kebutuhan kami dalam penganggaran dapat dibantu oleh pemerintah, demi mempromosikan wisata sejarah Berau melalui visula,” tuturnya. (ADV)

banner 728x90
Baca Juga  Pertumbuhan Brand Besar di Berau Terhambat Daya Beli, DPRD Minta Pemerintah Fasilitasi Edukasi Bisnis
SMSI