gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Nama Raja Alam Diusulkan Jadi Identitas Bandara, Perkuat Citra Sejarah Daerah

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami (KB)
banner 728x250

BERAU – Wacana penggantian nama Bandara Kalimarau kembali menjadi perbincangan di DPRD Berau. Kali ini, usulan datang dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, yang mendorong agar bandara tersebut menggunakan nama Raja Alam Sultan Alimuddin sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh penting dalam sejarah daerah.

Sutami menilai, Raja Alam Sultan Alimuddin merupakan figur sentral dalam perjalanan panjang Berau, terutama atas kiprahnya dalam menghadapi masa penjajahan. Menurutnya, sudah saatnya pemerintah daerah memberikan apresiasi yang lebih layak dan bermakna terhadap jasa tokoh tersebut.

Ia juga menyoroti bahwa Berau yang memiliki dua kesultanan besar hingga kini belum memiliki tokoh bergelar pahlawan nasional. Karena itu, selain mengusulkan perubahan nama bandara, ia turut mendorong agar Raja Alam Sultan Alimuddin diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan nasional.

“Beliau adalah sultan kita. Namanya pun telah banyak diabadikan di berbagai tempat,” ujarnya.

Di Kecamatan Batu Putih, misalnya, terdapat Jalan Raja Alam 1, 2, dan 3. Nama tersebut juga digunakan oleh Batalyon 613 di Kampung Tembudan. Fakta ini, kata Sutami, menunjukkan bahwa sosok Raja Alam telah lama hidup dan dikenal di tengah masyarakat Berau.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bandara merupakan gerbang utama sekaligus representasi identitas suatu daerah. Oleh sebab itu, penggunaan nama tokoh lokal yang memiliki nilai historis dinilai tepat untuk mempertegas karakter dan kebanggaan masyarakat Berau.

“Bandara adalah wajah daerah. Menggunakan nama tokoh bersejarah akan memperkuat identitas sekaligus menjadi simbol kebanggaan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai pembanding, ia mencontohkan Bandara APT Pranoto di Samarinda yang mengambil nama gubernur pertama Kalimantan Timur. Menurutnya, langkah serupa sangat memungkinkan diterapkan di Berau dengan mengangkat nama Raja Alam sebagai identitas bandara.

Baca Juga  Sambut Digitalisasi Parkir, DPRD Berau Dorong Pemerintah Pastikan Transisi di PSAD Berjalan Lancar

Selain itu, Sutami juga mendorong penyelenggaraan forum ilmiah, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, guna memperdalam kajian sejarah mengenai Raja Alam Sultan Alimuddin. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat dasar akademik dalam proses pengusulan gelar pahlawan nasional.

“Melalui forum ilmiah, kita berharap proses pengajuan gelar pahlawan dapat berjalan lebih lancar sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
SMSI