gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Dorong Anyaman Pandan Kampung Bangun Tembus Pasar Ekspor

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita (KB)
banner 728x250

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mendorong pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Salah satu potensi yang kini mulai digarap serius adalah kerajinan berbahan dasar pandan dari Kampung Bangun.

Kepala Diskoperindag Berau, , mengungkapkan bahwa produk anyaman pandan memiliki peluang besar untuk menembus pasar ekspor. Selain bahan bakunya yang melimpah, kualitas hasil kerajinan masyarakat dinilai cukup kompetitif.

“Kami ingin mengekspor produksi kerajinan pandan untuk dibuat anyaman dan macam sebagainya. Nah, potensi pandan itu ada di Kampung Bangun,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan produk tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada inovasi desain dan kualitas agar sesuai dengan kebutuhan pasar luar negeri. Hal ini penting agar produk lokal tidak hanya diminati di dalam daerah, tetapi juga memiliki nilai jual lebih tinggi di tingkat global.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini terus melakukan pembinaan kepada para pengrajin, mulai dari peningkatan keterampilan hingga pendampingan dalam proses produksi. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna mendukung pengembangan UMKM berbasis kerajinan.

“Tidak hanya produksi, kami juga dorong dari sisi kualitas dan desain. Karena untuk ekspor, tentu ada standar yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Eva menambahkan, potensi kerajinan pandan ini juga diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat, khususnya di Kampung Bangun. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini dinilai mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga.

Lebih lanjut, Diskoperindag juga tengah menjajaki peluang kerja sama dengan pihak swasta dan perbankan untuk mendukung pembiayaan serta pemasaran produk. Langkah ini dinilai penting agar pengrajin tidak mengalami kendala dalam mengembangkan usahanya.

Baca Juga  Rumah Produksi Terasi Buyung-Buyung Rampung Satu Unit, Diskoperindag Dorong Kolaborasi Antar Kampung

“Kolaborasi sangat dibutuhkan, baik dari sisi pembiayaan maupun pemasaran. Dengan dukungan bersama, kami optimistis produk ini bisa berkembang,” tambahnya.

Ia berharap, ke depan kerajinan anyaman pandan dari Berau dapat dikenal lebih luas dan menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar internasional.

“Ini bukan hanya soal produk, tapi juga bagaimana kita mengangkat potensi lokal agar punya nilai ekonomi yang lebih tinggi,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
SMSI