gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Abrasi Gerus Pulau Derawan, Sa’ga Pertanyakan Komitmen Pariwisata

banner 728x250

BERAU – Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Pulau Derawan kini menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mulai mengancam fasilitas umum serta sektor pariwisata yang menjadi andalan daerah.

Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengungkapkan bahwa abrasi yang terjadi telah mencapai ratusan meter dan terus meluas. Ia menilai, penanganan yang cepat dan konkret sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

“Abrasi yang terjadi sudah sangat signifikan. Kami berharap ada langkah nyata dalam waktu dekat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dampak abrasi sudah mulai dirasakan secara langsung, termasuk pada fasilitas umum yang baru dibangun. Salah satunya adalah bangunan penunjang wisata yang kini kembali terdampak akibat pergeseran garis pantai.

Menurutnya, kondisi ini menjadi ironi, mengingat upaya pengembangan fasilitas wisata justru terancam oleh persoalan yang belum tertangani secara serius.

Indra juga menyinggung soal anggaran penanganan abrasi yang sebelumnya sempat tersedia, namun tidak lagi muncul dalam perencanaan tahun berikutnya. Hal ini membuat upaya lanjutan menjadi terhambat.

“Padahal sebelumnya sudah ada rencana penanganan. Tapi sekarang justru tidak ada kejelasan,” katanya.

Meski begitu, ia memastikan bahwa sebagian besar proses administrasi dan perizinan untuk penanganan abrasi sebenarnya sudah hampir rampung.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Berau, Sa’ga, turut mengkritisi kondisi tersebut. Ia menilai hilangnya alokasi anggaran menjadi indikasi kurangnya konsistensi pemerintah daerah dalam menangani persoalan yang berdampak langsung pada destinasi wisata unggulan.

Menurutnya, situasi ini tidak sejalan dengan komitmen pengembangan sektor pariwisata yang selama ini kerap digaungkan.

“Kalau memang pariwisata jadi prioritas, seharusnya penanganan masalah seperti ini juga menjadi prioritas. Bukan justru anggarannya hilang,” tegasnya.

Baca Juga  Dorong Penguatan Identitas Daerah, Sutami Minta Pemerintah Fokus Kembangkan Ekosistem Tari Berau

Ia menilai, tanpa dukungan anggaran yang berkelanjutan, upaya menjaga dan mengembangkan kawasan wisata akan sulit berjalan optimal. Bahkan, risiko kerusakan yang lebih luas bisa terjadi jika penanganan terus tertunda.

Sa’ga pun mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi abrasi di Pulau Derawan, sebelum dampaknya semakin meluas dan merugikan masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal lingkungan, tapi juga menyangkut keberlangsungan pariwisata dan ekonomi masyarakat. Harus ada tindakan nyata,” pungkasnya. (ADV)

banner 728x90
SMSI