BERAU – Aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tanjung Redeb kembali menggeliat usai Ramadan dan langsung disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan warga memadati area tersebut sejak pagi, mencerminkan tingginya kebutuhan akan ruang publik yang sehat sekaligus menjadi tempat berkumpul bersama keluarga.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menilai kembalinya CFD bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan memiliki dampak luas bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran berbagai komunitas olahraga serta pelaku UMKM yang membuka lapak kuliner menunjukkan bahwa CFD mampu menjadi wadah yang produktif.
“Kami sangat senang melihat antusiasme warga. CFD ini bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Meski suasana berlangsung meriah, Dedy mengingatkan bahwa keberlanjutan kegiatan tersebut sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas umum.
Ia menekankan pentingnya merawat berbagai sarana yang telah disediakan pemerintah, mulai dari jalan, taman di median, hingga panggung kegiatan.
“Fasilitas ini dibangun dari uang rakyat. Karena itu, mari kita gunakan dengan bijak dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai dirusak atau dicoret-coret,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan kebersihan yang kerap menjadi tantangan dalam kegiatan berskala besar seperti CFD. Baik pengunjung maupun pedagang diminta lebih disiplin dalam mengelola sampah agar kawasan tetap nyaman dan enak dipandang.
“Kebersihan mencerminkan budaya kita. Kalau lingkungannya bersih, semua yang datang juga akan merasa lebih nyaman. Mari kita jaga bersama agar fasilitas ini bisa dinikmati dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Ia berharap, dengan kesadaran bersama, CFD di Berau tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga simbol gaya hidup sehat, tertib, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. (ADV)











