SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur mulai memasuki tahap krusial dalam penataan struktur partai, menyusul hasil Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang digelar pada 8 April 2026 di Balikpapan.
Hasil penjaringan tersebut resmi dipublikasikan kepada publik dalam konferensi pers di Sekretariat DPW PKB Kaltim, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Kamis (16/4/2026).
Ketua Tim Penataan Struktur DPC PKB Kaltim, Michael Adams, menegaskan bahwa pengumuman ini merupakan bagian dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk membuka hasil Muscab secara transparan kepada masyarakat.
“Dari Muscab serentak kemarin, salah satu keputusan penting adalah usulan calon-calon Ketua DPC PKB se-Kaltim,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses awal penjaringan diikuti oleh sekitar 42 nama dari berbagai kabupaten dan kota. Namun, setelah tahap konfirmasi kesediaan dari DPP, jumlah tersebut menyusut signifikan.
“Yang mengembalikan berkas dan menyatakan siap maju hanya 15 orang,” jelasnya.
Menurutnya, sebagian kandidat memilih tidak melanjutkan pencalonan. Selanjutnya, para kandidat yang tersisa akan mengikuti tahap kedua berupa Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada 20–21 April 2026 di Samarinda.
Dalam tahapan ini, setiap calon diwajibkan memaparkan rencana strategis lima tahun ke depan, termasuk penguatan organisasi hingga level paling bawah.
“Mereka akan diwawancarai satu per satu oleh tim dari DPP. Proposal harus memuat arah kebijakan, program kerja, hingga strategi penguatan organisasi sampai tingkat RT,” kata Michael.
Proses penilaian akan melibatkan sejumlah tokoh DPP PKB, seperti Gus Salim, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Abdullah (Gus Abdu), bersama tim pemetaan lainnya.
Michael menekankan bahwa tantangan utama ke depan bukan hanya memenangkan kontestasi internal, tetapi juga memperkuat struktur partai secara menyeluruh.
“Ini menjadi perhatian utama. Ketua DPC ke depan harus mampu membangun struktur hingga ke tingkat RT, termasuk memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen sesuai amanat undang-undang,” tegasnya.
Selain itu, aspek kaderisasi juga menjadi perhatian serius. Para calon diharapkan mampu melahirkan kader baru, termasuk dari kalangan generasi muda dan tokoh lokal di masing-masing daerah.
DPW PKB Kaltim menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB sesuai mekanisme AD/ART partai. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dilakukan evaluasi ulang apabila kandidat dinilai belum memenuhi standar.
“Kami ingin Ketua DPC yang benar-benar siap dan bertanggung jawab dalam membenahi partai hingga ke tingkat bawah. Kalau tidak siap, tentu tidak akan dipertahankan,” tegasnya.
Daftar Kandidat Ketua DPC PKB Kaltim per Daerah:
- Kabupaten Paser: dr Fahmi Fadli (kandidat tunggal)
- Kutai Kartanegara: Eko Wulandanu, Desman Minang Endianto, Dedik Harianto, Sarpin
- Kota Bontang: Firman (petahana)
- Kota Balikpapan: Michael Adams
- Kabupaten Berau: Sutomo Jabir
- Kota Samarinda: Jahidin, Wahyudin, Rusdi Depianto, Aris Mulyananta
- Penajam Paser Utara (PPU): Irawan Heru Susanto
- Kutai Barat (Kubar): Rita Asmara Dewi
- Mahakam Ulu (Mahulu): Martin Hat (petahana)
Sementara itu, Kutai Timur tidak masuk dalam daftar karena tidak memiliki perolehan kursi. (*)










