BERAU – Geliat ekonomi rakyat di Kabupaten Berau terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu yang kini menjadi perhatian serius legislatif adalah keberadaan Banuarasa Weekend Market di kawasan Jalan Murjani 1, Tanjung Redeb.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menegaskan pihak legislatif siap mengawal keberlanjutan dan pengembangan kawasan tersebut sebagai ruang promosi produk lokal sekaligus pusat pertumbuhan UMKM masyarakat.
Menurutnya, Banuarasa Weekend Market bukan hanya sebatas agenda mingguan atau lokasi car free day semata, melainkan telah berkembang menjadi ruang ekonomi kreatif yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan masyarakat secara langsung.
“Banuarasa Weekend bukan sekadar tempat hiburan atau lokasi jalan santai setiap akhir pekan. Ini sudah menjadi panggung ekonomi rakyat di Berau. Produk UMKM, kuliner khas daerah, hingga kerajinan warga mendapat ruang untuk tampil dan berkembang,” ujar Subroto.
Ia menilai, keberadaan pasar kreatif seperti ini penting untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas usaha mereka, mulai dari sisi pemasaran, legalitas produk, hingga daya saing di pasar yang lebih luas.
Karena itu, DPRD Berau disebut akan mendorong sejumlah langkah strategis agar kegiatan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Salah satunya adalah memperkuat dukungan regulasi dan memasukkan Banuarasa Weekend Market ke dalam agenda resmi pemerintah daerah. Dengan begitu, keberlangsungan kegiatan dan fasilitas pendukungnya memiliki kepastian hukum yang jelas.
Selain itu, DPRD juga mendorong adanya pembinaan terpadu melalui kerja sama dengan dinas terkait, seperti Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, termasuk Dekranasda.
“Kami ingin UMKM di Berau tidak hanya ramai saat kegiatan berlangsung, tetapi benar-benar naik kelas. Mereka harus punya izin usaha, sertifikasi halal, kemasan yang baik, dan mampu bersaing hingga luar daerah,” tambahnya.
Tidak hanya dari sisi pembinaan, DPRD juga menilai promosi Banuarasa Weekend Market perlu diperluas agar mampu menjadi salah satu destinasi unggulan daerah. Dukungan media massa dan promosi digital dianggap penting untuk memperkenalkan produk-produk lokal Berau kepada pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, penataan kawasan juga menjadi perhatian. DPRD mendorong agar area perdagangan di Murjani 1 dibuat lebih tertib, nyaman, dan higienis sehingga mampu memberikan pengalaman yang baik bagi pengunjung maupun pedagang.
Subroto menyebut lokasi Murjani 1 sangat potensial karena berada di pusat kota dan mudah diakses masyarakat. Apalagi konsep yang diusung tidak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memadukan unsur budaya, seni, hingga ruang interaksi masyarakat.
Berdasarkan laporan di lapangan, aktivitas ekonomi di kawasan tersebut juga memberikan dampak cukup signifikan bagi para pelaku usaha. Sejumlah pedagang mengaku omzet mereka meningkat berkali-kali lipat setiap akhir pekan sejak bergabung di Banuarasa Weekend Market.
“Kalau ingin melihat wajah ekonomi kreatif Berau, datang saja ke Murjani 1 saat akhir pekan. Di sana terlihat semangat masyarakat, kreativitas anak muda, dan kekayaan produk lokal kita. Ini yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Berau Melangkah Bersama, Yuliani menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan DPRD Berau terhadap pengembangan Banuarasa Weekend Market.
Ia mengatakan, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pengelola untuk terus memperbaiki kualitas kegiatan dan pelayanan bagi para pelaku UMKM.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari DPRD Berau. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah agar pedagang dan pelaku UMKM benar-benar merasakan manfaat dari kegiatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, Banuarasa Weekend Market bukan hanya ruang transaksi ekonomi, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan masyarakat melalui pemberdayaan usaha lokal dan pelestarian budaya daerah. (ADV)











