gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Hari Lahir Pancasila 2026 Jadi Momentum Penguatan Gerakan BPD Nasional, ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota

banner 728x250

JAKARTA – Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi catatan penting bagi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Organisasi yang mewadahi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia tersebut resmi mencatatkan lebih dari 100.000 anggota yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air.

Pencapaian ini dinilai sebagai indikator semakin kuatnya kesadaran, partisipasi, dan komitmen anggota BPD dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat desa sekaligus mengawal tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., mengatakan bahwa bertambahnya jumlah anggota merupakan refleksi dari tumbuhnya semangat kolektif untuk memperkuat desa sebagai pilar utama pembangunan nasional. Seratus ribu anggota bukan hanya capaian administratif organisasi.

“Ini adalah simbol semakin besarnya tekad para anggota BPD untuk hadir, bekerja, dan mengabdi bagi kemajuan desa. Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kami menegaskan bahwa nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi fondasi dalam setiap proses pembangunan desa,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan BPD memiliki posisi strategis dalam memastikan pembangunan desa berjalan sesuai aspirasi masyarakat sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan nasional yang dilaksanakan hingga tingkat desa.

Didampingi Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., Indra menegaskan bahwa organisasi akan terus memperluas penguatan kapasitas anggota melalui program pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor.

“Ke depan, fokus kami tidak hanya pada pertumbuhan jumlah anggota, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya anggota BPD agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks. ABPEDNAS harus menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat desa,” terangnya.

Baca Juga  Wajah Kota Bersih Jadi Modal Utama Menarik Wisatawan

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran organisasi dari tingkat pusat hingga daerah yang telah berkontribusi dalam memperkuat eksistensi ABPEDNAS sebagai rumah besar perjuangan anggota BPD di Indonesia.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar ABPEDNAS. Soliditas organisasi yang terus terjaga menjadi modal penting untuk memperkuat peran BPD dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik, bersih, dan berintegritas,” ujarnya.

DPP ABPEDNAS menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina, pengawas, pengurus, anggota, dan mitra strategis yang telah memberikan dukungan terhadap perjalanan organisasi hingga mencapai tonggak bersejarah tersebut.

Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi.

“Perjalanan masih panjang, namun fondasi besar telah dibangun. Bersama seluruh anggota BPD di Indonesia, kami akan terus mengawal pembangunan desa, menjaga nilai-nilai Pancasila, dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang semakin maju dan sejahtera,” tutupnya. (*)

banner 728x90
SMSI