gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Disdik Berau Percepat Transformasi Sekolah Filial Jadi Sekolah Swasta

Ilustrasi Guru mengajar di kelas (ist)
banner 728x250

BERAU – Upaya pemerataan sekaligus peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Berau terus diperkuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kini mendorong transformasi sejumlah sekolah filial menjadi sekolah swasta sebagai strategi untuk memperluas dukungan pembiayaan dan pengelolaan pendidikan di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan bahwa perubahan status sekolah filial tidak sekadar menyangkut aspek administrasi kelembagaan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau.

Menurutnya, selama ini sebagian besar kebutuhan operasional sekolah filial masih bergantung pada dukungan anggaran pemerintah daerah. Karena itu, keterlibatan pihak swasta dinilai penting agar pengembangan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Sekolah-sekolah filial kita dorong untuk menjadi sekolah swasta. Harapannya, pembiayaan tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah, tetapi juga ada kontribusi dari pihak swasta,” ujar Mardiatul.

Salah satu sekolah yang telah menjalani proses tersebut adalah SD Tunas Jaya 198 di Kampung Sambarata. Sekolah yang sebelumnya berstatus filial itu kini telah resmi menjadi sekolah swasta. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.

Mardiatul menegaskan, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai elemen, tidak hanya pemerintah daerah. Menurutnya, dunia usaha dan pihak ketiga juga memiliki peran strategis dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih baik.

“Perkembangan pendidikan perlu didorong bersama. Tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkab, tetapi juga harus melibatkan pihak ketiga agar kualitas pendidikan semakin meningkat,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah sekolah filial di Berau saat ini terus berkurang seiring proses perubahan status yang dilakukan secara bertahap. Sejumlah sekolah telah menyelesaikan proses transformasi, sementara beberapa lainnya masih menjalani tahapan administrasi serta penyesuaian tata kelola.

Baca Juga  Kurangi Ketergantungan Tambang, DPRD Berau Dorong Sektor Pangan dan Kelautan Jadi Andalan

Beberapa sekolah yang masuk dalam agenda perubahan status berikutnya antara lain unit pendidikan yang berada di bawah naungan SDN Gunung Sari, SDN 02 Gunung Tabur, dan SDN 001 Tanjung Batu.

Meski demikian, tantangan di sektor pendidikan masih cukup besar, terutama terkait ketersediaan tenaga pendidik. Hingga kini, banyak sekolah filial masih mengandalkan guru non-ASN yang direkrut dari lingkungan sekitar karena keterbatasan akses dan kondisi geografis wilayah.

“Kondisi ini membuat mobilitas guru dari sekolah induk menjadi terbatas,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap transformasi sekolah filial menjadi sekolah swasta dapat berjalan beriringan dengan dukungan berbagai pihak. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan di wilayah terpencil tetap terjaga dan hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang layak dapat terus terpenuhi.

“Selama kualitas layanan pendidikan dapat dipertahankan, perubahan status menjadi sekolah swasta bukanlah persoalan,” pungkasnya. (ADV4) 

banner 728x90
SMSI