gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Anggaran Terpangkas Drastis, Pembangunan Stadion Mini Biduk-Biduk Terancam Tak Maksimal

Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris (ist)
banner 728x250

BERAU – Rencana pembangunan stadion mini di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, kini menjadi perhatian serius DPRD Berau setelah terjadi pemangkasan anggaran yang cukup signifikan.

Proyek yang awalnya dirancang dengan nilai sekitar Rp6 miliar itu kini harus menyesuaikan diri dengan ketersediaan dana yang tersisa sekitar Rp2 miliar. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas serta kelancaran proses pembangunan di lapangan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menjelaskan bahwa perubahan anggaran tidak lepas dari kondisi geografis lokasi proyek. Lahan yang berbukit membuat kebutuhan biaya pematangan tanah membengkak, sehingga mempengaruhi perencanaan awal.

“Struktur lahannya cukup menantang, sehingga butuh biaya besar untuk tahap awal. Itu yang akhirnya berdampak pada penyesuaian anggaran,” jelasnya.

Meski terjadi pengurangan dana, ia menegaskan bahwa prioritas pembangunan tetap difokuskan pada kualitas lapangan. Menurutnya, fasilitas tersebut harus tetap memenuhi standar agar bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan olahraga.

“Yang paling penting adalah kualitas lapangannya. Tidak harus megah, tapi harus layak dan bisa digunakan dengan baik,” tegasnya.

Di sisi lain, proyek ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis olahraga di wilayah pesisir Berau. Keberadaan stadion mini diharapkan dapat menjadi magnet bagi penyelenggaraan berbagai event olahraga.

“Kalau dikelola dengan baik, ini bisa jadi daya tarik tersendiri, baik untuk turnamen maupun kunjungan wisata,” tambahnya.

DPRD pun mendorong agar pemerintah daerah melakukan peninjauan ulang terhadap alokasi anggaran yang ada. Hal ini penting agar pembangunan tidak berjalan setengah-setengah dan tetap sesuai dengan tujuan awal.

“Kalau anggarannya terlalu terbatas, hasilnya juga tidak akan optimal. Perlu dikaji kembali supaya manfaatnya benar-benar terasa,” tutupnya. (ADV) 

banner 728x90
Baca Juga  Golkar Tetapkan Kepengurusan Kaltim 2025–2030, Rudy Mas’ud Kembali Pimpin Secara Aklamasi
SMSI