BERAU โ Rencana Kementerian Kesehatan RI untuk menerapkan label Nutri Level pada makanan siap saji berskala besar mendapat dukungan dari DPRD Berau. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi yang lebih sehat.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kehadiran label yang memuat informasi kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) akan membantu masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan.
โIni terobosan yang baik dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi yang sehat,โ ujarnya.
Menurut Elita, transparansi informasi gizi menjadi semakin krusial di tengah meningkatnya konsumsi makanan cepat saji. Ia menambahkan bahwa praktik serupa sebenarnya sudah lama diterapkan di berbagai negara, sehingga Indonesia perlu segera mengejar ketertinggalan dalam hal edukasi gizi.
โIni di luar negeri sebenarnya sudah diterapkan. Kita Indonesia yang telat. Jadi memang seharusnya kita juga mulai,โ jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kebijakan ini juga berperan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari risiko penyakit akibat konsumsi berlebihan zat GGL.
โSekarang ini kan ngeri, banyak penyakit muncul karena pola makan. Jadi, ini juga baik untuk melindungi anak-anak kita,โ terangnya.
Elita juga mengingatkan bahwa penerapan label Nutri Level harus diiringi dengan edukasi yang masif agar masyarakat tidak hanya melihat label, tetapi juga memahami maknanya bagi kesehatan.
โKita dorong juga edukasi dan sosialisasi kesehatan, supaya masyarakat paham dan bisa menjaga diri mereka sejak dini,โ pungkasnya.ย (ADV)ย











