gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Kolaborasi Jadi Kunci, Wabup Gamalis Optimistis Kopi Liberika Berau Mampu Tembus Pasar Lebih Luas

banner 728x250

BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai pengembangan Kopi Liberika memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Untuk itu, ia mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, petani, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai pihak lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Gamalis saat menghadiri diskusi pengembangan Kopi Liberika Kalimantan Timur yang diselenggarakan Yayasan Sekolah Tanah Indonesia di Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Jumat (25/7/2026).

Menurutnya, potensi kopi lokal Berau tidak hanya terletak pada cita rasanya, tetapi juga pada peluang ekonomi yang dapat diciptakan apabila pengembangannya dilakukan secara serius dari hulu hingga hilir.

“Saya sudah mencoba kopinya, dinikmati tanpa gula, dan rasanya memang memiliki karakter tersendiri. Ini menjadi modal awal bahwa Berau mempunyai kopi berkualitas yang layak untuk terus dikembangkan,” kata Gamalis.

Ia mengatakan, keberhasilan sebuah komoditas tidak hanya ditentukan oleh hasil panen, tetapi juga oleh kerja keras para petani yang selama bertahun-tahun menjaga kualitas tanaman. Karena itu, pemerintah memberikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten membudidayakan kopi meski belum menjadi komoditas utama di Berau.

Gamalis menjelaskan, meningkatnya jumlah kedai kopi di berbagai daerah seharusnya menjadi peluang bagi produk lokal untuk mengambil peran lebih besar di pasar. Namun, hal itu hanya bisa terwujud apabila seluruh pihak mampu membangun rantai usaha yang kuat dan saling mendukung.

“Kita jangan hanya menjadi penikmat kopi dari luar daerah. Berau juga harus mampu menghadirkan kopi lokal yang memiliki identitas, kualitas, dan mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya mendorong diversifikasi ekonomi agar tidak hanya bertumpu pada sektor pertambangan dan perkebunan. Pengembangan Kopi Liberika dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah di sektor pertanian.

Baca Juga  Sutami Dorong Pemkab Sediakan Asrama dan Mess untuk Dukung Pendidikan Warga Kampung

Gamalis menyebut sejumlah aspek yang perlu diperkuat, mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan budidaya, peningkatan kualitas pengolahan pascapanen, penguatan kelembagaan petani, hingga strategi pemasaran dan branding produk.

“Harapan kami, pertemuan ini menjadi awal lahirnya kerja sama yang berkesinambungan. Dengan pendampingan yang tepat, Kopi Liberika Berau bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani dan dikenal di tingkat nasional,” pungkasnya. (ADV15) 

banner 728x90
SMSI