SAMARINDA – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi generasi muda Berambai untuk menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus pembelajaran bagi masyarakat. Melalui kegiatan Gebyar RamadanRamadan Berambai 2026, para pemuda yang tergabung dalam Berambai Education Movement (BEM) menggelar rangkaian kegiatan religius, edukatif, dan sosial yang melibatkan warga secara luas.
Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada tahun 2024. Tahun ini, panitia mengusung tema “Menebar Cahaya Ramadhan dan Memperkuat Ukhuwah di Berambai”, sebagai upaya menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai pendidikan di tengah masyarakat.
Berambai Education Movement (BEM) sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang lahir dari inisiatif para pelajar, pemuda, hingga mahasiswa asli Berambai. Organisasi ini hadir sebagai gerakan pendidikan berbasis komunitas yang bertujuan membuka ruang belajar alternatif bagi anak-anak dan generasi muda.
Melalui berbagai programnya, BEM mendorong peningkatan literasi, pengembangan keterampilan, penguatan soft skills, pendidikan lingkungan, hingga pembinaan kepemimpinan bagi generasi muda di wilayah Berambai dan sekitarnya.
Bagi mereka, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui gerakan sosial yang mampu memperluas wawasan serta membangun karakter.
Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan, rangkaian Gebyar Ramadan Berambai 2026 berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Maret 2026. Berbagai kegiatan diselenggarakan dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak tingkat TK, SD, SMP hingga ibu-ibu warga Berambai.
Sejumlah perlombaan digelar sebagai sarana mengembangkan bakat sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Di antaranya lomba Tahfidz Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, Adzan, Dai dan Daiyah, Fashion Show Islami, Bacaan Sholat, Ranking 1 Keislaman, lomba membuat takjil, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.
Tak hanya berfokus pada kompetisi, panitia juga melaksanakan kegiatan sosial selama Ramadhan. Di antaranya menyediakan hidangan buka puasa bersama di Masjid Babul Nur Berambai dan Masjid Babul Rahman, serta kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan lampu merah Sempaja.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Ketua BEM, Anisa Tri Anugrah, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan hasil inisiatif para pemuda Berambai dengan dukungan penuh dari masyarakat.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh pemuda Berambai dengan sumber pendanaan murni dari masyarakat. Kami mengajak warga secara langsung dari rumah ke rumah untuk berpartisipasi menyumbangkan rezeki mereka demi terselenggaranya acara ini,” ujar Anisa.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan masyarakat Berambai.
“Karena sejatinya acara ini dari masyarakat Berambai, oleh masyarakat Berambai, dan untuk masyarakat Berambai,” tambahnya.
Puncak kegiatan penutupan berlangsung meriah di Masjid Babul Nur Berambai dan dihadiri oleh sejumlah Ketua RT, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Warga tampak antusias memadati lokasi acara usai melaksanakan sholat Tarawih.
Tokoh masyarakat Berambai, Kumala, memberikan apresiasi terhadap semangat para pemuda yang mampu menginisiasi kegiatan positif di lingkungan mereka.
“Luar biasa ketika generasi muda mau bergerak melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Kita membutuhkan regenerasi, tidak mungkin orang tua terus yang menjadi garda terdepan. Akan ada saatnya anak-anak muda yang melanjutkan semangat ini,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Fadlan, Ketua RT 31, yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas oleh para pemuda tersebut.
“Saya selalu mendukung kegiatan yang dilakukan adik-adik BEM. Semoga melalui lomba-lomba Al-Qur’an seperti ini, anak-anak kita ke depan menjadi generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, baik dari segi makhraj maupun tajwid,” pesannya.
Sementara itu, Rinawati Agustina Dwi Hartanti menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
“Semoga kebersamaan dan semangat yang telah terbangun melalui kegiatan ini dapat terus kita jaga di masa mendatang,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Berambai Education Movement berharap semangat kebersamaan, ukhuwah, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda Berambai untuk berkembang dan berkontribusi bagi lingkungan mereka. (*)








