BERAU – Upaya meningkatkan kunjungan wisata ke Pulau Maratua terus didorong DPRD Berau. Salah satu langkah yang dinilai krusial adalah membuka alternatif rute penerbangan dari berbagai kota besar guna mempermudah akses sekaligus menekan tingginya harga tiket ke Berau.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyampaikan bahwa saat ini akses menuju masih relatif terbatas. Meski sudah tersedia penerbangan dari dengan durasi sekitar 30 menit, opsi tersebut dinilai belum cukup untuk menjangkau lebih banyak wisatawan.
“Penerbangan dari Kalimarau ke Maratua dengan waktu tempuh 30 menit perlu dicarikan opsi. Misalnya penerbangan dari Tarakan, Samarinda, atau Balikpapan,” ujarnya.
Menurutnya, pembukaan jalur baru dari kota-kota strategis seperti akan memudahkan wisatawan, khususnya dari luar daerah. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu lagi transit lama di Berau sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata unggulan tersebut.
“Jadi mereka dari luar daerah turun ke Balikpapan dapat langsung menuju daerah wisata Maratua. Namanya orang berdagang kan kita perlu mencoba,” katanya.
Sumadi menegaskan bahwa pengembangan rute penerbangan harus mempertimbangkan potensi jumlah penumpang. Pemerintah daerah diminta adaptif dalam menentukan jalur yang paling diminati pasar agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
“Mana penumpang yang lebih banyak itu yang kita lakukan,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam mendorong pembukaan rute baru, salah satunya melalui pemberian subsidi atau stimulan kepada maskapai. Skema ini diyakini dapat menarik minat operator penerbangan sekaligus membantu menekan harga tiket.
“Biasanya pemerintah jika ada penerbangan baru bisa diberikan subsidi atau stimulan seperti ketika kita ingin ke Bali,” jelasnya.
Ia mengakui, mahalnya harga tiket menuju Berau saat ini menjadi tantangan serius dalam pengembangan sektor pariwisata. Bahkan, kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat lebih memilih berwisata ke luar negeri dibandingkan menjelajahi destinasi dalam negeri.
“Apalagi harga tiket menuju Berau cukup mahal. Hal ini juga membuat banyak masyarakat lebih memilih keluar negeri daripada berkeliling di dalam negeri,” ungkapnya.
Karena itu, ia menilai strategi utama yang harus dilakukan adalah menghadirkan akses yang lebih mudah dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau. Dengan langkah tersebut, diharapkan kunjungan wisatawan ke Maratua dapat meningkat secara signifikan.
“Jadi kalau pemerintah ingin menarik wisatawan ialah bagaimana caranya menekan harga tiket yang ada,” pungkasnya.(ADV)











