gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

SMSI Kaltim Tekankan Integritas Pers di Tengah Gempuran Hoaks Digital

banner 728x250

SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi di era digital, Ketua (SMSI) Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, mengajak seluruh insan pers di Bumi Etam untuk tetap menjaga profesionalisme dan memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap produk pemberitaan.

Menurut Wiwid, kebebasan pers tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab moral dan profesional seorang jurnalis. Ia menegaskan bahwa media harus tetap menghadirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah etik yang berlaku.

“Kebebasan pers harus diimbangi dengan pertanggungjawaban. Pers harus memproduksi karya jurnalistik yang profesional dan sesuai kode etik jurnalistik,” ujar Wiwid di Kantor SMSI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda, Sabtu (16/5/2026).

Ia menilai, keberadaan media yang kredibel sangat dibutuhkan masyarakat, terutama ketika publik dihadapkan pada berbagai isu penting yang menuntut kejelasan informasi dan validitas data.

“Masyarakat tetap membutuhkan rujukan informasi dari media yang mampu menyajikan berita secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Wiwid juga mengingatkan agar wartawan dan perusahaan media tidak terjebak dalam budaya serba cepat yang kerap mengabaikan proses verifikasi informasi. Ia menyebut, maraknya pengambilan informasi mentah dari media sosial tanpa pengecekan ulang berpotensi memicu penyebaran disinformasi.

Karena itu, ia menekankan pentingnya prinsip cover both sides dalam praktik jurnalistik agar pemberitaan tetap objektif dan berimbang.

Selain menjaga independensi, Wiwid menyebut jurnalis juga wajib memegang prinsip tidak beritikad buruk, menguji kebenaran informasi, mencantumkan sumber yang jelas, serta menghindari pemberitaan yang diskriminatif maupun melanggar hak korban dan anak di bawah umur.

Menurutnya, kepatuhan terhadap kode etik menjadi fondasi utama agar pers tetap dipercaya publik di tengah kebebasan informasi yang semakin tidak terkendali. (*)

banner 728x90
Baca Juga  Di Tengah Era Viral, Pers Didorong Perkuat Integritas dan Standar Verifikasi
SMSI