gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Cegah Kerugian Peternak, DTPHP Berau Buka Layanan Veteriner Tanpa Biaya

banner 728x250

BERAU – Upaya menjaga produktivitas peternakan di Kabupaten Berau tidak hanya dilakukan melalui pengembangan populasi dan produksi ternak. Pemerintah daerah juga memperkuat sisi kesehatan hewan dengan membuka akses pelayanan veteriner yang dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dipungut biaya.

Fasilitas tersebut disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP). Pelayanan ditangani Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner bersama tim medik veteriner serta Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Layanan tidak hanya diperuntukkan bagi hewan ternak. Masyarakat yang memiliki hewan kesayangan juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan pelayanan kesehatan hewan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh akses penanganan yang mudah ketika menghadapi persoalan kesehatan hewan.

“Tidak harus menunggu kondisi hewan memburuk. Masyarakat bisa datang lebih awal untuk memeriksakan kondisi ternaknya maupun hewan peliharaan. Pelayanan yang kami siapkan tidak berbayar sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan seluas-luasnya,” ujar Lita.

Menurutnya, pemeriksaan sejak dini penting bagi peternak karena kondisi kesehatan hewan berkaitan erat dengan produktivitas. Penyakit yang terlambat diketahui dapat memengaruhi pertumbuhan, kondisi fisik hingga kemampuan produksi ternak.

Bagi peternak, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian apabila menyebabkan ternak harus mendapatkan penanganan lebih lanjut atau mengalami penurunan produktivitas.

Karena itu, Lita mendorong pemilik ternak lebih peka terhadap perubahan kondisi hewan. Perubahan pola makan, perilaku maupun kondisi fisik dapat menjadi tanda yang perlu segera dikonsultasikan kepada tenaga medis veteriner.

“Kalau ada perubahan yang tidak biasa pada hewan, jangan dianggap sepele. Lebih baik segera diperiksa agar penyebabnya bisa diketahui dan penanganannya dapat dilakukan sebelum kondisinya semakin berat,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Berau Tekankan Penggunaan APBD untuk Kepentingan Rakyat

Adapun pelayanan yang diberikan DTPHP mencakup pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian vitamin, vaksinasi serta konsultasi. Masyarakat juga dapat meminta informasi berkaitan dengan pemeliharaan, kesehatan umum hingga persoalan reproduksi hewan.

Lita menjelaskan, pencegahan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan ternak. Vaksinasi dan pemantauan kondisi secara berkala dinilai dapat membantu menekan risiko munculnya penyakit yang berpotensi mengganggu peternakan.

“Penanganan bukan hanya dilakukan ketika hewan sudah sakit. Kami juga mendorong pemilik melakukan pencegahan melalui vaksinasi, pemeliharaan yang baik dan konsultasi secara berkala. Dengan begitu, risiko gangguan kesehatan bisa ditekan,” katanya.

Ia menambahkan, langkah pencegahan semakin penting bagi peternak yang memelihara banyak hewan. Sebab, penyakit yang muncul pada satu hewan dapat berpotensi menyebar dan memengaruhi ternak lainnya apabila tidak segera ditangani.

Salah seorang peternak di Berau, Herman, menilai keberadaan layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan hewan. Menurutnya, tidak semua kondisi kesehatan ternak dapat diketahui hanya melalui pengamatan sehari-hari.

“Peternak tentu tidak selalu bisa mengetahui masalah kesehatan hanya dengan melihat dari luar. Adanya petugas membuat kami lebih mudah memastikan kondisi ternak dan mendapatkan arahan mengenai penanganan yang tepat,” ungkap Herman.

Ia berharap pelayanan kesehatan hewan tersebut dapat terus dipertahankan dan diperluas jangkauannya hingga wilayah kampung. Dengan begitu, peternak di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap memiliki akses untuk berkonsultasi.

“Kalau pelayanan dan informasinya bisa semakin dekat dengan peternak di kampung, tentu akan sangat membantu. Kami bisa lebih cepat meminta saran ketika menemukan masalah pada ternak,” ujarnya.

DTPHP Berau membuka pelayanan kesehatan hewan pada Senin hingga Kamis pukul 08.00–15.30 Wita. Sementara pada Jumat, pelayanan tersedia mulai pukul 08.00 hingga 10.30 Wita.

Baca Juga  UMKM Berau Didorong Tembus Pasar Lebih Luas, Pemkab Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Pemkab Berau berharap kemudahan tersebut dapat mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan hewan sejak dini. Dengan ternak yang sehat, produktivitas peternakan diharapkan tetap terjaga sekaligus memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha masyarakat. (ADV/56) 

banner 728x90
SMSI