gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

DPRD Berau Minta Perusahaan Ambil Peran Jaga UMKM Kampung di Tengah Efisiensi Anggaran

banner 728x250

BERAU – DPRD Berau kembali menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi menekan aktivitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah perkampungan. Kondisi ini dinilai membutuhkan keterlibatan lebih besar dari pihak perusahaan agar roda ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Anggota Komisi II DPRD Berau, , menegaskan bahwa UMKM kampung merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat yang tidak boleh terabaikan di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah.

“Di tengah efisiensi anggaran, UMKM di kampung justru harus diperkuat. Perusahaan yang beroperasi di Berau perlu hadir memberikan dukungan nyata agar ekonomi masyarakat tidak melemah,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku UMKM di kampung selama ini berperan besar dalam menopang kebutuhan rumah tangga. Namun, tanpa dukungan yang memadai, mereka rentan mengalami penurunan kapasitas produksi hingga kesulitan memperluas pasar.

Gideon menilai, perusahaan memiliki tanggung jawab sosial yang bisa dioptimalkan untuk membantu keberlangsungan usaha masyarakat. Ia mendorong agar program corporate social responsibility (CSR) tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar menyasar kebutuhan riil pelaku UMKM.

“Program CSR jangan hanya kegiatan seremonial. Harus diarahkan pada pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan, bantuan permodalan, hingga membuka akses pemasaran bagi UMKM,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di tingkat kampung. Sinergi tersebut diyakini mampu memperkuat daya tahan UMKM di tengah tekanan ekonomi.

Selain dukungan program, Gideon juga menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dan meningkatkan daya saing.

“Pendampingan tidak boleh berhenti di awal saja. Harus berkelanjutan supaya UMKM bisa berkembang dan naik kelas,” katanya.

Ia berharap, dengan keterlibatan aktif perusahaan, UMKM di perkampungan tetap memiliki peluang untuk tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga  Bupati Berau Tekankan Loyalitas dan Kompetensi ASN sebagai Kunci Reformasi Birokrasi

“Kalau semua pihak bergerak bersama, UMKM kampung akan tetap kuat dan mampu bertahan dalam situasi apa pun,” pungkasnya.  (ADV) 

banner 728x90
SMSI