gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Sumadi Desak Pemkab Berau Bentuk TRC untuk Korban Kekerasan

Ilustrasi Kekerasa Seksual (ist)
banner 728x250

BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi meminta pemerintah daerah segera memperkuat penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC).

Menurutnya, langkah tersebut penting agar korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun kekerasan seksual terhadap anak bisa segera memperoleh perlindungan dan pendampingan ketika laporan diterima.

Ia mengatakan, selama ini korban sering berada dalam kondisi tertekan dan membutuhkan kehadiran negara secara langsung, baik dalam pendampingan hukum maupun pemulihan psikologis.

“Keberadaan Tim Reaksi Cepat ini penting agar setiap laporan kekerasan bisa segera ditindaklanjuti. Korban tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan perlindungan,” ujar Sumadi.

Politikus tersebut menilai, pemerintah daerah melalui perlu memiliki tim khusus yang siap bergerak kapan saja ketika ada laporan masyarakat terkait kasus kekerasan.

“Korban harus segera mendapatkan perlindungan dan pendampingan. Jangan sampai mereka merasa sendirian ketika menghadapi persoalan seperti ini,” tegasnya.

Selain menyoroti persoalan kekerasan, Sumadi juga mengingatkan pemerintah agar serius menangani persoalan stunting yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Berau.

Ia menekankan, program penanganan stunting tidak cukup hanya dilakukan secara simbolis atau seremonial, melainkan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, mulai dari edukasi gizi, layanan kesehatan, sampai perhatian terhadap kondisi keluarga,” katanya.

Menurut Sumadi, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta stunting merupakan isu sosial yang saling berkaitan dan membutuhkan perhatian bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Ia pun mendorong penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi dan pendampingan agar keluarga mampu menjadi lingkungan yang aman dan sehat bagi anak maupun perempuan.

“Ketahanan keluarga harus diperkuat melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Ini penting agar keluarga mampu menjadi tempat yang aman bagi anak dan perempuan,” pungkasnya. (ADV) 

banner 728x90
Baca Juga  Pembangunan BLK Didorong Jadi Pusat Pengembangan SDM Berau
SMSI