gubernurkaltim
wakilgubernurkaltim
banner 728x250

Hotel dan Restoran Bakal Jadi Mitra Promosi, Diskoperindag Berau Dorong Produk UMKM Makin Dekat dengan Wisatawan

banner 728x250

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mengembangkan strategi baru untuk memperkuat pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah yang kini dipersiapkan ialah menggandeng hotel serta restoran sebagai lokasi promosi sekaligus penjualan produk unggulan khas Berau.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, terutama untuk menjangkau wisatawan maupun tamu yang datang dari luar daerah tanpa harus mencari pusat oleh-oleh secara khusus.

Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag Berau, Rita Notratni, menjelaskan bahwa konsep tersebut bukan hal baru. Pihaknya telah lebih dulu menerapkannya melalui galeri produk Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang berada di Hotel Mercure Berau.

Di lokasi tersebut, pengunjung dapat menemukan berbagai produk lokal, mulai dari kain wastra, kerajinan tangan hingga makanan khas yang diproduksi pelaku UMKM Berau.

“Galeri itu kami rancang sebagai pusat promosi produk lokal. Konsepnya serupa dengan gerai oleh-oleh di bandara, sehingga tamu hotel bisa lebih mudah menemukan kerajinan, kain khas, maupun aneka kuliner unggulan Berau dalam satu lokasi,” ujar Rita.

Menurutnya, keberadaan galeri tersebut menunjukkan hasil yang positif. Selain menjadi media promosi, produk-produk yang dipasarkan juga mendapat respons baik dari para tamu hotel.

Rita menyebut, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan pihak hotel yang menyediakan ruang khusus bagi UMKM tanpa memungut biaya sewa. Dengan demikian, harga produk tetap mengikuti harga yang ditetapkan langsung oleh para pelaku usaha.

“Kerja sama ini sudah berjalan hampir setahun. Minat pengunjung cukup baik dan produk yang dipasarkan terus mengalami penjualan. Dukungan dari pihak hotel juga sangat membantu karena mereka menyediakan tempat tanpa membebani UMKM,” jelasnya.

Baca Juga  Syafruddin Minta Presiden Turun Tangan, Penanganan Kapal Pertamina Dinilai Butuh Diplomasi Tingkat Tinggi

Melihat perkembangan tersebut, Diskoperindag berencana memperluas kerja sama dengan lebih banyak hotel dan restoran di Kabupaten Berau. Organisasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Berau juga akan diajak berkolaborasi agar semakin banyak tempat usaha yang menyediakan ruang promosi bagi produk lokal.

Melalui program ini, wisatawan diharapkan lebih mudah memperoleh buah tangan khas Berau sekaligus mengenal kekayaan produk daerah, mulai dari kerajinan hingga olahan pangan lokal seperti pagadi angka delapan, sarang semut, dan berbagai produk khas lainnya.

Untuk mendukung keberlangsungan program, Diskoperindag akan menyusun kerja sama resmi dengan setiap mitra serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan barang yang dipasarkan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan para pelaku UMKM agar stok produk selalu tersedia. Ketika persediaan mulai berkurang, segera dilakukan pengisian kembali sehingga etalase tetap terisi dan kebutuhan pengunjung dapat terpenuhi,” tuturnya.

Meski setiap hotel dan restoran memiliki kebijakan operasional masing-masing, Rita optimistis program tersebut dapat berkembang secara bertahap.

“Kami berharap semakin banyak pelaku usaha sektor pariwisata ikut mempromosikan produk UMKM sehingga peluang pasar semakin luas sekaligus memperkuat citra Berau sebagai destinasi wisata yang kaya akan produk unggulan daerah,” tandasnya. (ADV)

banner 728x90
SMSI