BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) masih dalam kondisi aman. Kepastian itu diperoleh setelah tim melakukan pemantauan langsung ke sejumlah lokasi distribusi dan pusat perdagangan.
Monitoring dilakukan di tiga titik utama, yakni Gudang Perum Bulog, Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), serta salah satu gudang distributor sembako. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan berkala untuk memastikan pasokan tetap tersedia sekaligus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan pemantauan lapangan menjadi langkah penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi stok secara nyata serta mendeteksi lebih dini apabila muncul potensi gangguan distribusi maupun lonjakan harga.
“Kami rutin turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi persediaan dan perkembangan harga. Dari hasil pemantauan sementara, stok kebutuhan pokok masih mencukupi dan distribusi dari pemasok maupun distributor berjalan dengan baik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan barang,” jelasnya.
Selain memastikan kecukupan stok, petugas juga mendata perubahan harga sejumlah komoditas strategis.
“Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi kami dalam menentukan langkah apabila sewaktu-waktu terjadi fluktuasi harga di tingkat pasar” tuturnya.
Berdasarkan hasil monitoring, aktivitas distribusi masih berlangsung normal. Pasokan dari distributor dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga belum ditemukan indikasi kelangkaan barang pokok di Kabupaten Berau.
Eva menambahkan, Diskoperindag akan terus memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog, distributor, serta pelaku usaha agar rantai pasok tetap terjaga. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Pengawasan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala. Kami ingin memastikan distribusi tetap lancar, stok tetap aman, dan harga kebutuhan pokok berada pada kondisi yang stabil melalui kerja sama seluruh pihak terkait,” pungkasnya. (ADV/27)











